Tampilkan postingan dengan label Humor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Humor. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 Agustus 2011

Peribahasa Pelesetan

Suatu hari di dalam kelas, Ibu Nuning meminta murid-muridnya membuat peribahasa.
"Sekarang tugas kalian membuat membuat peribahasa dan artinya dengan tema bebas," pinta Bu Nuning. Tak lama kemudian salah seorang murid telah selesai.
"Bu, saya sudah selesai," ucap murid bernama Eko.
"Coba sebutkan  peribahasa kamu."
"Nasi sudah menjadi bubur."
"ih pintarnya, apa artinya?"
"Bang Nasir sudah jadi tukang bubur bu!"
Bu Nuning diam sejenak.
"Oh gitu. Nah sekarang siapa lagi yang sudah selesai?"
"Saya bu. Peribahasa saya ada hubungannya dengan kesehatan," Ucap Joni.
"ooh Masa sih? coba sebutkan."
"Tak ada gading yang tak retak."
"Artinya?"
"Tak ada maling yang tak botak," kata Joni sambil tertawa.
"Bu, kalau saya membuat peribahasa yang ada hubungannya dengan sinetron." Kata murid bernama Kemod.
"Bagus sekali coba sebutkan!"
Bu Nuning penasaran
"Tak ada rotan akar pun jadi"
"Artinya apa ya?"
"oh salah bu, maksud saya Tak ada rotan Raam Punjabi"
"oh iya iya.. Terus artinya apa?"
"Banyak sinetron yang dibuat sama Raam Punjabi"
"Gleeeg, kalian ini.. ckckck, pada maksa ya" kata Bu Nuning.

Untung Tidak Terinjak

Badrun adalah seorang pemuda lugu dan patuh pada keluarganya. Suatu malam ia disuruh orang tuanya membeli sesuatu ke warung yang jaraknya lumayan jauh tuh dari rumah si Badrun. Nah, Karena sudah gelap dan Badrun sedikit terburu-buru, kakinya tersandung dan ia pun terjatuh. "brugg," tiba-tiba ia merasa mukanya menimpa sesuatu yang empuk dan hangat. saat tangannya menyentuh sesuatu tersebut ia sadar bahwa baru saja mukanya menyentuh kotoran kerbau. kemudian ia berkata dengan perasaan sedikit lega "untung tidak terinjak ya..."